Tes Burn-in
Enam bidang layar penuh yang menampakkan image retention dan burn-in permanen pada panel OLED, AMOLED, dan LCD — beserta pemulih yang mungkin menghilangkan jenis sementaranya.
Klik atau ketuk untuk lanjut · ←→ langkah · H sembunyikan panel · Esc keluar
Atau langsung pilih satu layar:
Burn-in atau image retention?
Keduanya terlihat sama persis, padahal masalahnya berbeda. Image retention adalah bayangan yang memudar sendiri, biasanya dalam hitungan menit sampai beberapa jam pemakaian normal — pikselnya hanya terbias sementara, bukan rusak. Burn-in bersifat permanen: subpiksel yang menampilkan elemen statis terang selama ratusan jam menua lebih cepat daripada tetangganya dan tidak lagi bisa menyamai mereka.
Uji praktisnya adalah waktu. Jalankan halaman ini, catat letak bayangannya, lalu pakai layar secara normal selama sehari dan periksa lagi. Jika memudar, itu retention dan tidak ada yang perlu diperbaiki.
Apa yang ditampakkan tiap bidang
| Bidang | Yang ditampakkan |
|---|---|
| Putih penuh | Pandangan paling jelas atas bayangan samar — taskbar, logo, elemen HUD |
| Abu-abu 50% | Bidang paling peka untuk keausan tidak merata; mata paling mudah membaca variasi kecerahan pada abu-abu sedang |
| Merah / Hijau / Biru | Penuaan per kanal. Subpiksel biru paling cepat menurun, jadi biru sering menampakkannya lebih dulu |
| Hitam | Cahaya tidak merata dan bentuk yang tertinggal; pada LCD justru masalah backlight, bukan burn-in |
Tentang pemulihnya
Pemulih mengganti merah, hijau, biru, putih, dan hitam dengan cepat. Menggerakkan setiap subpiksel melewati seluruh rentangnya bisa meratakan bias sementara, itulah sebabnya teknik ini cukup sering menghilangkan image retention. Pemulih ini tidak bisa memperbaiki burn-in — tidak ada yang berjalan di peramban yang bisa, karena kerusakannya bersifat fisik.
Panel mana yang benar-benar berisiko
- OLED dan AMOLED — benar-benar berisiko, karena setiap piksel menghasilkan cahayanya sendiri dan aus satu per satu. Ponsel, TV kelas atas, serta laptop dan monitor generasi baru.
- Plasma — dulu yang paling parah, meski kini jarang dipakai.
- LCD / LED / IPS / VA — praktis kebal terhadap burn-in permanen. Mereka bisa menunjukkan persistensi sementara, dan punya masalah sendiri yang layak diperiksa: backlight tidak merata dan piksel mati.
Mencegahnya
Penyebabnya adalah elemen statis, terang, dan berkontras tinggi yang dibiarkan berjam-jam — running text berita, HUD permainan, video terjeda, taskbar. Kecerahan sedang, dock yang tersembunyi otomatis, layar padam setelah beberapa menit, dan sekadar memvariasikan tampilan sudah cukup menjaga OLED modern sepanjang umur normalnya.
Sekalian memeriksa panel: tes dead pixel untuk titik rusak, tes backlight bleed untuk kebocoran cahaya, dan tes warna layar untuk banding dan keseragaman.
Alat layar lainnya
Resolusi Layar Saya
Deteksi resolusi layar, rasio piksel, dan viewport secara instan.
Tes Monitor Lengkap New
Jalankan semua pemeriksaan layar dalam satu urutan terpandu.
Ukuran Layar Saya
Hitung ukuran fisik layar dalam inci dan sentimeter.
Penggaris Online
Penggaris ukuran asli — cm, mm, inci, atau piksel.
Tes FPS New
Frame rate langsung, 1% low, dan stutter, dengan grafik waktu bingkai.
Tes Refresh Rate New
Ukur refresh rate layar Anda dalam Hz secara langsung.
Tes Dead Pixel New
Warna layar penuh untuk menemukan piksel mati dan macet.
Tes Warna Layar New
Periksa akurasi warna, banding, dan keseragaman panel.
Kalkulator Rasio Aspek New
Hitung dan ubah ukuran rasio aspek apa pun tanpa distorsi.
Tes Layar Sentuh New
Cari area mati dan periksa multi-sentuh dengan menggambar.
Tes Backlight Bleed New
Temukan cahaya yang bocor di tepi panel LCD.
Tes Ghosting Monitor New
Periksa motion blur, jejak gambar, dan respons piksel.
Perbandingan Ukuran Layar New
Bandingkan dua layar berdampingan dalam skala sebenarnya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana cara mengetes burn-in pada layar?
Jalankan tes dalam mode layar penuh dan telusuri bidang-bidang solidnya. Burn-in tampak sebagai bayangan samar permanen dari sesuatu yang lama ditampilkan layar — taskbar, logo saluran TV, atau HUD permainan. Paling jelas pada bidang abu-abu dan putih, karena permukaan terang yang seragam tidak menyisakan tempat bagi bercak redup untuk bersembunyi.
Apa beda burn-in dan image retention?
Image retention bersifat sementara: bayangan yang hilang sendiri dalam hitungan menit atau jam setelah layar menampilkan hal lain. Burn-in bersifat permanen, disebabkan subpiksel yang menua tidak merata sehingga tidak lagi mampu mencapai kecerahan penuh. Jika bayangan Anda hilang setelah sejam pemakaian normal, itu retention dan tidak ada yang rusak.
Apakah burn-in bisa diperbaiki?
Burn-in yang sesungguhnya tidak bisa diperbaiki — subpiksel yang terdampak sudah menurun secara fisik. Image retention sering bisa dihilangkan, dan itulah fungsi pemulih di halaman ini: pergantian warna cepat melatih setiap subpiksel secara merata. Banyak TV OLED juga punya siklus pixel refresh bawaan yang lebih efektif daripada apa pun yang bisa dilakukan halaman web.
Berapa lama pemulih burn-in perlu dijalankan?
Sepuluh sampai tiga puluh menit biasanya cukup untuk retention ringan. Lebih lama tidak akan membantu jika tandanya memang burn-in asli. Jangan tinggalkan menyala semalaman tanpa pengawasan; tidak ada manfaat tambahan dan panel bekerja terus selama itu.
Apakah layar LCD bisa burn-in?
Jarang, dan tidak dengan cara yang sama. LCD bisa menampilkan persistensi gambar sementara akibat kristal cair yang mengendap, dan itu hampir selalu hilang. Burn-in permanen adalah masalah OLED, AMOLED, dan plasma lama, karena piksel-piksel itu menghasilkan cahayanya sendiri dan aus satu per satu.
Bagaimana mencegah burn-in OLED?
Variasikan tampilan layar, gunakan screen saver atau mati otomatis, sembunyikan taskbar dan dock statis, jangan biarkan video terjeda berjam-jam, dan jaga kecerahan tetap sedang. Yang benar-benar menyebabkan burn-in adalah elemen statis berkontras tinggi pada kecerahan tinggi — pemakaian campuran yang normal bukan masalah.